Tampilkan postingan dengan label my lessons. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label my lessons. Tampilkan semua postingan

Apa yang akan kamu lakukan jika menemukan dompet/uang dijalanan???

Pagi ini, ketika pulang dari membeli bohlam di toko elektronik depan kompleks, saya menemukan selembar uang 5.000 terlipat-lipat di jalanan. Spontan saja saya lalu memungut uang tersebut. Apa yang akan saya lakukan selanjutnya dengan uang tersebut? Apakah saya akan membelanjakannya atau memasukkannya ke kotak amal mesjid? :D

Teringat kejadian yang pernah saya alami. Bahwa hukum karma itu ada.. Apa yang kau perbuat akan mendapatkan balasannya. Dan apalagi  Allah SWT telah mengingatkan dalam Al Qur’an bahwa setiap perbuatan yang kita lakukan akan mendapat balasan dari-Nya, sebagaimana firman-Nya dalam QS. Al Zaljalah : 7-8  “Barang siapa yang mengerjakan kebaikan sebesar dzarahpun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya. Dan barang siapa mengerjakan kejahatan sebesar  dzarahpun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya juga“.

***

Tahun 2009

Hari itu saya dengan kakak saya; Dyla baru saja pulang dari rumah nenek. Seperti biasa untuk mencapai rumah kami harus melewati pasar Antang. Saya yang mengemudikan motor melihat sebuah dompet tergeletak di tengah jalan depan pasar Antang. Entahlah, naluri saya menyuruh saya untuk menepi dan mengambil dompet itu. Niat nya apa? cuma pengen tahu, kali aja masih ada yang bisa saya bantu selamatkan. xixixi... :devil:

Komunikasi

Pagi ini saat sedang menyapu, saya melihat semut semut merah di lantai. awalnya ingin langsung menyapunya, namun ku perhatikan dengan seksama. Semut itu sedang mengangkut remahan kue bolu gulung di lantai.
Ku ikuti alur perjalanan semut untuk melihat dimana sarang mereka.
Ku amati kembali,,
Beberapa ekor semut sedang bekerja, bergotong royong, bekerja sama mengangkut remahan kue tersebut. Tapi hey lihat, meski sedang memikul potongan kue yang ukuran dan bobotnya lebih berat dari tubuhnya, mereka masih bisa saling bertegur sapa jika bertemu dengan semut lainnya.
Dari penglihatan ku mereka seperti sedang berciuman *upss ehhh bukan,, mereka sedang berbisik, dan kira-kira apa percakapan mereka yah? Mungkin si semut memberitahu bahwa masih banyak remahan kue bolu yang perlu di angkut atau mungkin mereka saling menyemangati.. "SEMANGAT ki angkut kue, Saudara ^.^P"
Salah satu sikap yang patut dicontoh, bukan?
"SESIBUK" apapun mereka bekerja selalu menyempatkan untuk menyapa semut lainnya....

Simulasi Kebakaran

Bismillah..
Sebelas jam yang lalu, terdengar suara gedoran-gedoran pintu dan teriakan seorang lelaki memanggil namaku berulang kali, "Sari, sari, sari, bangun, sari, sari, bangun, api, api, api dek". Saya yang belum cukup 2 jam terlelap, mendengar sayup-sayup suara itu hingga akhirnya setengah sadar menjawab "kenapa kak? Kenapa kak?". Lelaki yang adalah suami kak Tini berkata lagi, "Api dek, bangun ki, kebakaran disebelah". Saya yang mendengar kata "kebakaran" akhirnya tersadar sambil ling lung membangunkan Nur Islam yang masih pulas. Saking linglungnya saya mondar mandir tidak jelas di dalam kamar. Karena tidak jelasnya saya kembali bertanya ke Suami Kak Tini, "Kak apami yg kulakukan ini? Bingungka". Antara merasa bodoh, dan shock. Bingung mau ngapain, diluar jendela terlihat cahaya merah hingga ke atap. Dan Kak Tini pun menjawab "Selamatkan barang berharga mu".

Saya kembali masuk ke kamar dan berpikir, apa barang berharga ku? Nur Islam yg sedari tadi juga melongo depan lemari. Bingung barang apa yang akan diselamatkan, apalagi malam itu kostan gelap gulita karena listrik sengaja dipadamkan. Saya yang ingin menyalakan lilin, akhirnya mengurungkan niat. Yang terlintas hanya selamatkan tas, Hp, baju kerja, titipan Pak Arif. Lalu semerta-merta saya mengingat motor ku yang terparkir paling dalam.
Diberdayakan oleh Blogger.