Tampilkan postingan dengan label my pets. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label my pets. Tampilkan semua postingan

Keajaiban Surah Yassin - Bligo kembali ditemukan

 "Nak.. bacaki surah yassin 3 kali setiap hari dan niat kan supaya Bligo dikembalikan dan pencurinya ditemukan. InsyaAllah hajat ta akan dikabulkan Allah" kata Mama waktu Bligo hilang setahun lalu.

 ***

23 Nov 2015. Kucing kesayangan kami - Bligo - lagi-lagi menjadi incaran para pencuri.  Bligo yang biasanya tiap pagi akan berada di atas mobil Bapak tidak menampakkan diri. Beberapa kali pun dipanggil dia tetap jua tidak muncul. Di hari itu, ditemukan sebuah sendal asing di halaman samping rumah yang entah siapa pemiliknya. Yah.. sepertinya Bligo dicuri.

Saya yang dikala itu masih berdomisili di Konawe, merasakan kesedihan ketika mendapati kabar dari mama. Kami sekeluarga sedih dan tidak rela. Bagaimana tidak, Bligo yang bersaudara 5 ekor kini hanya tersisa 2, Bligo dan Nyoman. Kedua saudara lainnya hilang dicuri dan seekor lagi mati ditabrak mobil.


Kak Dila, Mama & Bapak masih tidak rela. Mama tiap hari  selalu mengingatkan saya  untuk membaca surah Yassin 3x sehari dan meniatkan agar Bligo kembali dan si pencuri ditemukan.

25. Nov 2015.  Hari ini mama dan kak Dila iseng jalan-jalan ke Pasar Hobby di Jln. Toddopuli. Menelusuri satu per satu toko yang menjual kucing sambil memanggil-manggil Bligo. Ada sebuah toko yang meletakkan kandang kucing agak tersembunyi. Kak Dila melihat seekor kucing himalayan yang mirip dengannya. Posisi kucing tsb menghadap ke dinding. Ketika kak Dila menyebut "Bligo", kucing tsb langsung berbalik. Tidak disangka, dia Bligo lalu bermain-main dan maju seperti meminta agar kepalanya  kami usap-usap.
 

They Gone Away

Ya Rabb,, entah kenapa saya merasa sangat bersalah sekali. Ya Rabb, semoga batinanku itu hanya kebetulan saja. Setidaknya jadi pembelajaran agar aku tak berpikiran yang tidak tidak lagi. Tidak berkata yang tidak tidak lagi. Kematian 4 ekor kucingku itu kuanggap karena pinta ku. Sedih sedih sekali...

Sempat suatu hari saya membatin karena merasa kesal dengan kucing-kucing itu yang sampai beberapa pekan lalu belum pintar untuk buang air di WC. Sempat berpikir untuk memindah rumahkan beberapa kucing ke teman-teman yang meminta nya namun kadang juga tidak ikhlas. Sehingga saya sempat berpikiran seperti ini "Kalau nda ikhlas mereka dipindah tempatkan, sepertinya bakal lebih ikhlas klo mereka itu mati saja".

Dan tak lama kemudian, satu persatu kucing ku mati. Hari ini, tepatnya 23 Januari Oppo Cio mati. Dia salah satu kucing yang kusayang, selalu menemani Bapakku ketika beraktifitas di rumah. Dia itu suka sekali tidur di atas dada sambil mencolek colek wajah. Jarang sekali mengeong. Tipe kucing pendiam namun suka menemani. 

Yang bikin rasa bersalah bertambah ketika mengetahui kalau sebelum 4 ekor kucingku mati mereka tidur di kamarku dulu. Saya tahu itu karena ajalnya, namun rasa bersalah itu masih tetap ada. Ya Rabb.. semoga ini hanya suatu kebetulan dan saya hanya mencocok cocokkan apa yang terjadi.

Dan hari ini, di kantor saya nangis dengan mata bengkak. Mungkin sebagian orang menganggap saya lebay. Kucing saja ditangisi. Bapak2 ngomongnya turut berduka tetapi sambil tertawa. huhuhu... 

Setiap perjumpaan ada perpisahan. Dan perpisahaan ini sangat tidak kusangka. 

with Oppo Cio

Tonasa site, 23 Januari 2013
Sangat merasa bersalah & sedih.
 :'(

Diberdayakan oleh Blogger.