Pernah tidak kalian merasa seperti dimarahi ketika berbicara dengan seseorang karena nada bicaranya yang tinggi?
Awal-awalnya saya sempat tersinggung dan malas berkomunikasi dengannya. Sengaja diam atau hanya mengangguk sebagai tanda kalau saya tidak suka dengannya. Namun dia tetap saja begitu, seperti tidak tahu kalau saya tidak suka padanya.
Hingga suatu hari saya capek “merasa” seperti dimarahi ketika dy berbicara kepada saya.
“Bisa nda sih klo ngomong itu yang pelan, nada bicara mu itu saya tidak suka. Kayak marah-marah. Saya malas tolong kalau begitu nada bicaramu”.
Dia sambil memelankan suara lalu menjawab. “Maaf Bu Sari,, begini memang nada bicara ku. Jadi jangan ki tersinggung.”
Dan akhirnya saya pun tertawa. Oalah selama ini saya berprasangka buruk kepadanya.
Semenjak penjelasan itu, saya pun mulai mengerti walau kadang-kadang masih kesal karena tetap saja saya “merasa” seperti dimarahi. Hahaha...
Dalam kehidupan, komunikasi dan saling mengerti itu sangat penting. Apalagi kita yang lebih muda, sepatutnya lebih mengerti keadaan orang yang jauh lebih tua dari kita. Walaupun dari segi jabatan kita yang lebih tinggi 😝
Yaps,, Karena karakter seseorang tidak dapat kita ubah semau kita.
Konawe, 13 Jan 2016
Flashback
Popular Posts
-
Pagi itu setelah Mama, Papa, kak Dyla dan Arka berangkat ke Takalar, tinggal lah saya dan paksu berdua di rumah. Biasanya saya sudah pun...
-
Muth, kenapa tambah kecil saya lihat nak? Sudah isi mi kah? Sudah tinggal mi? Hamil mi muth? Pertanyaan om, tante, nenek, kakek, sepupu...
-
Berawal dari percakapan di group MAMs. Kak Ama yang suka mema kai hastag #KarenaSombongHarusMaksimal memembuat suatu Challenge hore - ho...
Site Categories
Page view
Blog Archive
-
2013
(39)
- Desember (1)
- November (2)
- Oktober (2)
- September (1)
- Agustus (1)
- Juli (2)
- Juni (1)
- Mei (2)
- April (1)
- Maret (5)
- Februari (19)
- Januari (2)
-
2011
(34)
- Desember (3)
- Oktober (1)
- September (2)
- Agustus (1)
- Juli (4)
- Juni (3)
- Mei (3)
- April (2)
- Maret (1)
- Februari (6)
- Januari (8)
0 comments:
Posting Komentar